
MUCHAMAD GOZALI, S.Kom
PENYAJIAN ALGORITMA
|
FLOWCHART
|
||
|
Simbol Flowchart Program
|
|
(terminal symbol), menunjukkan awal dan akhir
dari program
|
|||
![]() |
(preparation symbol), memberikan niai awal pada
suatu variabel
atau counter
|
|||
![]() |
(processing symbol), menunjukkan pengolahan aritmatika
dan
pemindahan
data
|
|||
![]() |
(input/output
symbol), menunjukkan proses input atau output
|
|||
![]() |
(decision symbol), untuk mewakili operasi
perbandingan logika, atau untuk proses seleksi (adanya syarat)
|
|||
![]() |
(predefined
process symbol), proses yang ditulis sebagai sub
program,
yaitu prosedur/ fungsi
|
|||
|
|
(connector symbol), penghubung pada halaman yang
sama
|
|||
|
|
(off
page connector symbol), penghubung pada halaman yang
berbeda.
|
|||
|
|
Arah
proses
|
Contoh
:
1. Flowchart untuk menentukan
keputusan Anda
pada saat akan pergi, jika
hari hujan.
![]() |
|||
![]() |
|||
2. Flowchart
untuk menjumlahkan dua buah
data.
![]() |
3. Menentukan apakah suatu bilangan termasuk
bilangan
positif, negatif atau nol!
![]() |
SOAL LATIHAN :
1. Buatlah flowchart untuk menentukan keputusan
Anda pada saat lampu merah di jalan raya.
2. Buatlah flowchart untuk menghitung luas persegi
panjang. Luas = panjang x lebar,
Dimana panjang dan lebar
sebelumnya di baca.
3. Buatlah flowchart untuk menentukan nilai terbesar dari 2 buah bilangan yang sebelumnya
di baca.
PSEUDOCODE
|
Aturan Penulisan
Algoritma Pseudocode
|
Aturan Penulisan Algoritma
Setiap Algoritma akan
selalu terdiri dari 3 bagian yaitu :
• Judul
(Header)
• Kamus
(Deklarasi)
• Deskripsi
1. Judul (Header)
Judul digunakan sebagai tempat mendefinisikan nama algoritma, dengan
menentukan apakah teks tersebut adalah program, prosedur, fungsi.
Setelah judul disarankan untuk menuliskan spesifikasi singkat dari teks
algoritma tersebut.
Contoh :
|
Teks yang diapit simbol { } menunjukkan keterangan.
2. Deklarasi
Deklarasi adalah bagian teks algoritma sebagai tempat untuk mendefinisikan :
• Nama konstanta
• Nama variabel
• Nama type
• Nama fungsi
• Nama prosedur
Semua nama tersebut baru dapat dipakai di dalam algoritma jika telah
didefinisikan terlebih dahulu didalam kamus.
Contoh :
|
3. Deskripsi
Algoritma adalah bagian inti dari suatu algoritma. Komponen teks algoritma
dalam pemrograman procedural dapat berupa :
• Instruksi dasar seperti input/output,
assignment
• Sequence (runtutan)
• Analisa kasus
• Perulangan
Setiap langkah algoritma dibaca dari “atas” ke “bawah”. Urutan deskripsi
penulisan menentuan urutan langkah pelaksanaan perintah.
Contoh
Penyelesaian Masalah Oleh Algoritma
Mencetak String “Selamat Belajar Algoritma dan Pemrograman” ke piranti
Keluaran.
Contoh 1 :
Mencetak string “Selamat Belajar Algoritma dan Pemrograman” ke piranti
keluaran.
|
Contoh 2 :
Menentukan nilai terbesar dari bilangan bulat yang dibaca dari piranti
masukan dan menuliskan hasilnya ke piranti keluaran.
|
Contoh 3 :
Menghitung luas dan keliling lingkaran.
|
LANGUAGE
STRUCTUE
(english structure – Indonesia )
|
||
|
|
SOAL
LATIHAN :
1. Buatlah algoritma dengan cara diatas, yaitu :
flowchart,
pseudocode dan language structure, untuk soal dibawah ini :
a)
Untuk menghitung :
Fahrenheit = 9/5 x ( C + 32)
Reamur = 4/5 x ( C + 32)
temperatur derajat Celsius dibaca, hitung konversi
suhu diatas, kemudian cetak Celsius, Fahrenheit, Reamur.
b) Untuk membaca harga K dan B, Jika K=5 maka
hitunglah X = K + B, kemudian cetak K, B dan X.
c) Untuk menghitung komisi yang diterima salesman
berdasarkan jumlah penjualan yang dicapainya. Salesman itu mendapat komisi 10%
dari hasil penjualannya. Cetak nama salesman dan besar komisi yang
diperolehnya.
2. Ubahlah algoritma diatas kedalam program bahasa
Pascal.
Jawaban
No.1 :
|
|||||||
|
|
||||||
Jawaban
No.2 :
|
|
|
Mengubah algoritma kedalam program Pascal
:
Program Konversi_Suhu;
{ Menghitung Fahrenheit
dan Reamur }
uses
Crt;
{ Deklarasi }
var
Celsius, Fahrenheit, Reamur : real; { Menyiapkan
variable Celsius,
Fahrenheit, Reamur sbg real }
{ Deskripsi }
begin
clrscr;
write(‘Harga Celsius : ');
readln(Celsius);
Fahrenheit = 5/9 * (Celsius +32);
Reamur = 4/5 * (Celsius +32);
writeLn('Harga Celsius : ', Celsius);
writeLn('Harga
Fahrenheit : ', Fahrenheit)
writeLn('Harga Reamur : ', Reamur)
readln;
end.
To be continue . . . . . . . .











Tidak ada komentar:
Posting Komentar